MENU

Selasa, 29 Maret 2011

Dead Space 2 - Review

Tema Game : Survival horror zombie berlokasi di luar angkasa
Influence by : Resident Evil series
Hardware : 2GHz Dual Core CPU, 2GB RAM, 256MB video card


Dead Space 2 dimulai dengan adegan horror pembuka mata, hanya beberapa menit setelah Anda menekan menu ‘New Game’ dan memilih tingkat kesulitan. Anda kemudian mengendalikan Isaac yang merupakan pasien di rumah sakit jiwa yang kebobolan serangan Nercromorph. Tanpa senjata dan terikat tak berdaya Anda harus mencari senjata secepatnya sebelum Necromorph membunuh Anda.

Tiga tahun telah berlalu semenjak Dead Space yang pertama. Isaac tidak lagi berperan sebagai tokoh protagonis tak bersuara yang tanpa wajah, kini ia memiliki wajah penuh stress dan suara untuk merespon dan berkomunikasi.


Perubahan dari segi gameplay terletak pada gerakan Isaac dan tempo permainan. Isaac tidak terasa seberat game terdahulunya. Animasi dan gerakan sekarang lebih halus dan cenderung lebih cepat sehingga Isaac terasa lebih cekatan. Anda juga dapat melakukan statis lebih sering, karena statsis akan recharge dengan sendirinya.

Pilihan persenjataan baru di sekuel ini tidak banyak tapi senjata yang ada sekarang menjadi lebih efektif. Jumlah monster lebih banyak dalam satu waktu, sayang tipe monster baru sangat terbatas. Game ini secara sukses membangun suasana dan menyebar nuansa horor.


Salah satu hal yang kami ingin tekankan adalah pentingnya peranan speaker dalam menambah pengalaman bermain Anda. Headphone ataupun speaker 5.1 kami sarankan untuk mendapat pengalaman terbaik. Suara adalah teman dan lawan terbaik Anda dalam game ini. Detail suara langkah dari sekitar Anda atau erangan musuh yang bersembunyi akan terdengar. Bila Anda berada di luar angkasa, suara akan teredam dan sunyi senyap.

Pencahayaan yang dipakai juga fenomenal. Grafis yang dipakai memang tidak sebaik Crysis, tetapi paduan cahaya gelap dan terang yang tepat menciptakan atmosfer menyeramkan dan membuat paranoid. Untuk Anda pecinta game survival horor yang mulai langka, game ini adalah salah satu yang terbaik.


Efek suara yang fenomenal, gameplay shooter yang bertempo lebih cepat dengan kendali yang lebih mulus dan lebih responsive, pencahayaan yang dinamis, spektakuler dan cerita yang lumayan menghibur walau bisa ditebak. Meskipun Anda tidak memainkan game yang pertama, Anda tetap bisa mencobanya untuk lebih memahami game yang hebat ini.


Sumber : pcgamer.co.id


Tidak ada komentar:

Posting Komentar